Banyak orang tua dengan hati-hati memilih kursi keselamatan anak, percaya bahwa posisi tengah belakang menawarkan perlindungan optimal, dengan asumsi bahwa itu adalah yang terjauh dari potensi benturan samping. Namun, pilihan yang baik ini dapat menciptakan risiko keselamatan yang tidak terduga karena keterbatasan desain kendaraan.
Sistem LATCH (Lower Anchors and Tethers for Children), standar internasional untuk mengamankan penahan anak, memerlukan titik jangkar khusus di kendaraan. Meskipun sebagian besar mobil memiliki konektor LATCH untuk kursi belakang luar, banyak produsen tidak menyediakan ketentuan LATCH lengkap untuk posisi tengah. Beberapa kendaraan mungkin hanya menyertakan jangkar tali atas sambil menghilangkan jangkar bawah yang penting, yang membahayakan keamanan pemasangan.
Manual kendaraan mengungkapkan detail penting ini: sekitar 40% model dengan kursi tengah belakang tidak memiliki kompatibilitas LATCH penuh. Ketika orang tua mencoba pemasangan tengah di kendaraan ini, mereka seringkali tanpa sadar membuat penahan yang tidak optimal yang dapat gagal selama tabrakan.
Pakar keselamatan merekomendasikan tiga langkah verifikasi: Pertama, konsultasikan bagian penahan anak dari manual kendaraan Anda untuk mengonfirmasi kemampuan LATCH kursi tengah. Kedua, jika LATCH penuh tidak tersedia, gunakan metode pemasangan sabuk pengaman - ketika dikencangkan dengan benar, ini memenuhi semua standar keselamatan. Ketiga, minta pemasangan diperiksa oleh teknisi bersertifikat, karena penelitian menunjukkan lebih dari 60% kursi mobil mengandung kesalahan pemasangan yang kritis.
Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional mencatat bahwa pemasangan yang tepat lebih penting daripada posisi tempat duduk - kursi luar yang diamankan dengan benar memberikan perlindungan yang lebih baik daripada kursi tengah yang dipasang secara tidak benar. Orang tua harus memprioritaskan kualitas pemasangan yang diverifikasi daripada keuntungan posisi yang diasumsikan.